Novel Putroe Neng

Posted: 20/04/2011 in Novel

PUTROE Neng berkisah tentang putri cantik dari China yang memiliki 100 suami. Bagi sebagian bangsawan Aceh, menikahi Putroe Neng merupakan suatu kebanggaan yang  sering mereka lampiaskan dalam kalimat, “Nanti malam aku akan tidur dengan Putroe Neng.”

Namun, hampir tidak ada lelaki yang berhasil mengatakan, “Tadi malam aku tidur dengan Putroe Neng.” Malam pertama selalu menjadi malam terakhir bagi 99 lelaki yang menjadi suami Putroe Neng. Bagaimana Putroe Neng bisa memberikan kematian dalam setiap kenikmatan yang direguk lelaki? Jawabannya ada dalam novel yang berlatar sejarah pendirian Kerajaan Aceh Darussalam ini.

Novel Putroe Neng ditulis dalam jangka waktu satu tahun.

Novel ini salah satu novel bergenre sejarah yang memperkaya budaya dan peradaban bangsa. Tidak ada bangsa tanpa sejarah.

Tentang Penulis:

Ayi Jufridar adalah penulis beberapa novel; Alon Buluek (Grasindo, 2005), Kabut Perang (Universal Nikko, 2010), dan Putroe Neng (Grasindo, 2011).

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s